UPZ Semen Padang Salurkan Bantuan Masuk Sekolah untuk 1.368 Pelajar Kurang Mampu

Kepala Pelaksana Harian UPZ Baznas Semen Padang Muhammad Arif menyerahkan bantuan pendidikan berupa biaya masuk sekolah secara simbolis.
Kepala Pelaksana Harian UPZ Baznas Semen Padang Muhammad Arif menyerahkan bantuan pendidikan berupa biaya masuk sekolah secara simbolis. (Ist)
PADANG, KLIKPOSITIF

- Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Baznas Semen Padang menyalurkan bantuan pendidikan berupa biaya masuk sekolah sebesar Rp950 juta yang disalurkan kepada 1.368 pelajar dan mahasiswa kurang mampu di Kota Padang, Senin (20/7/2020).

Bertempat di SDN 13 Batu Gadang, Lubuk Kilangan, Kota Padang, bantuan pendidikan itu diserahkan secara simbolis oleh Kepala Pelaksana Harian UPZ Baznas Semen Padang Muhammad Arif kepada perwakilan wali murid penerima bantuan.

baca juga: Nadiem Makarim : Mohon Maaf Nih Saya Sedikit Emosional Mengenai Hal Ini

Kepala Pelaksana Harian UPZ Baznas Semen Padang Muhammad Arif saat ditemui di SD 13 Batu Gadang mengatakan, bantuan biaya masuk sekolah ini merupakan program unggulan UPZ Baznas Semen Padang yang rutin disalurkan setiap awal tahun ajaran baru.

Ia berharap, bantuan yang berasal dari zakat karyawan/ti Semen Padang ini dapat meringankan beban orangtua/walimurid yang kurang mampu. Apalagi di tengah pandemi Covid-19, masyarakat kurang mampu merupakan pihak yang paling besar merasakan dampak dari pandemi Covid-19.

baca juga: Nadiem Sebut Tak Mungkin Ubah Sistem Pendidikan dalam 5 Tahun

"Dampak dari Covid-19, semua harga kebutuhan pokok meningkat dan pendapatan pun menurun. Bagi warga kurang mampu, khususnya orangtua/walimurid yang menerima bantuan, tentu ini semakin berat. Mudah-mudahan ini cukup membantu," kata Muhammad Arif usai menyerahkan bantuan.

Total bantuan yang disalurkan kepada seribuan siswa dan mahasiswa itu sebesarRp950 juta. Untuk siswa masuk SD yang berjumlah sebanyak 5 orang, diberikan bantuan masing-masing sebesar Rp300 Ribu. Kemudian bantuan masuk SMP/MTs sebesar Rp500 ribu, disalurkan kepada 625 orang siswa.

baca juga: Yuk Ikuti Webinar dengan Tema Menjaga Kesehatan Ibu Hamil dan Anak Selama Masa Pandemi Bersama SPH

Sedangkan untuk masuk SMA/SMK/MA sebesar Rp700 ribu, disalurkan kepada 705 orang siswa, dan untuk mahasiswa yang diterima kuliah di Perguruan Tinggi, besaran bantuannya sebesar Rp1,5 juta sampai Rp2,5 juta.

Selain membantu biaya masuk sekolah untuk SD, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi, tahun ini UPZ Baznas Semen Padang juga menyalurkan bantuan untuk mahasiswa baru yang diterima kuliah di Timur Tengah.

baca juga: PPID SMAN 2 Payakumbuh Raih Penghargaan Kategori Informatif

"Ada 15 orang yang diberikan bantuan dan mereka merupakan mahasiswa asal Sumbar. Masing-masing mereka diberikan bantuan sebesar Rp5 juta," ujarnya.

Salah seorang orangtua penerima bantuan bernama Desi Marniati berterimakasih kepada UPZ Baznas Semen Padang yang telah memberikan bantuan biaya masuk sekolah untuk anaknya. "Alhamdulillah, bantuan ini bermanfaat sekali bagi saya. Terimakasih UPZ Baznas Semen Padang ," katanya.

Warga Perumahan HO IV, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan itu menyebut bahwa uang bantuan dari UPZ ini akan digunakan untuk membeli seragam putih biru dan pramuka untuk anaknya yang diterima di salah satu SMP Negeri, karena seragam yang diberikan sekolah baru baju batik, seragam olahraga, muslim dan baju balango.

"Seragam yang didapat dari sekolah itu tidak gratis. Anak saya masuk SMP harus bayar sebesar Rp930 ribu. Uang sebesar hampir Rp1 juta itu sudah termasuk biaya seragam yang diberikan pihak sekolah," ujarnya.

Hal yang sama juga disampaikan Meri Ramadanti, orangtua/walimurid yang juga menerima bantuan dari UPZ Baznas Semen Padang . Kata dia, bantuan uang tunai sebesar Rp500 ribu ini juga akan digunakan untuk kebutuhan sekolah seperti untuk beli sepatu, tas, alat tulis dan kebutuhan lainnya.

"Bantuan dari UPZ Baznas Semen Padang ini sangat membantu meringankan beban saya, apalagi suami saya hanya seorang sopir kantoran yang digaji per bulan masih di bawah UMR. Kemudian dampak pandemi Covid-19, semakin membuat kami kesusahan secara ekonomi. Jadi bantuan dari UPZ ini cukup membantulah," katanya.(*)

Editor: Riki